Kecerdasan anak menurun? Yuk cari tau penyebabnya

Otak merupakan organ vital pusat pengendali kegiatan tubuh di mana fungsinya ialah untuk menerima, menerjemahkan, serta membimbing tubuh untuk merespon  berbagai informasi. Seiring dengan bertambahnya usia fungsi otak akan mengalami penurunan, dimana penurunan fungsi otak ini akan semakin parah sehingga membuat kecerdasan menurun. Tetapi ternyata ada beberapa faktor yang menyebabkan penurunan kecerdasan otak, sebagai berikut :

Kurang tidur dan kelebihan tidur

tidak hanya baik untuk kesehatan, tidur juga bisa memperngaruhi kesehatan mental. Seseorang yang kurang tidur atau suka tidur bisa mengakibatkan depresi. Untuk itu selalu pastikan tidur 8 jam sehari.

Mengonsumsi Rokok dan al khohol

Merokok dan mengonsumsi al khohol ini tidak baik untuk kesehatan tubuh karna dapat melemahkan syaraf dan mengakibatkan masalah pada memori otak hingga depresi, mampu menurunkan fungsi otak dan menurunkan kemampuan mengingat.

Jarang olahraga

Kebanyakan dari kita sangat masalah dengan olahraga, padahal yang kita tau olahraga sangat baik untuk kesehatan tubuh, membuat oksigen naik keotak sehingga meningkatkan fungsi kinerja otak

Kurang Komunikasi dan latihan otak

Diketahui dengan komunikasi selama 10 menit per hari bisa meningkatkan kemampuan otak. Ini karena dengan berbicara merangsang kereja otak yang dilakukan secara rutin bisa meningkatkan kinerja otak. Dimana seperti yang banyak diketahui bila puncak produktifitas otak pada usia 16-25 tahun.

Kebanyakan konsumsi junk food

Junk food atau makanan cepat saji memang mempunyai cita rasa yang enak, namun konsumsi terlalu banyak dan sering dapat mempengaruhi hubungan antara sel otak. Hal ini bisa mempengaruhi terbentuknya memori jangka panjang dan jangka pendek. Selain junk food konsumsi makanan dengan gula berleboih juga diketahui bisa menurunkan kecerdasan otak.

Gak pernah lepas dari smartphone

Berkat Smartphone, kita bisa terus menerus berkomunikasi dengan kolega kita, entah itu lewat chat, video call dan lainnya. Tapi akibatnya, kemampuan kognitif kita menderita. Orang-orang begitu terbiasa memeriksa telepon mereka sehingga alam bawah sadar mereka harus bekerja melawannya ketika mereka mencoba untuk berfokus pada hal lain. Berupaya untuk tidak berfokus pada ponsel ternyata menghabiskan energi dan perhatian yang dibutuhkan untuk mengerjakan tugas. Dengan demikian, tidak melihat adanya ponsel mengistirahatkan alam bawah sadar kita dari keinginan untuk memeriksa notifikasi, teks baru atau email.

Terlalu sering melakukan “multitasking”

multitasking (mengerjakan banyak hal dalam 1 waktu) adalah tidak produktif. Otak kita tidak mampu mengerjakan lebih dari satu hal pada satu waktu. Ketika melakukan multitasking, Otak kita berpindah fokus secara bolak-balik dengan cepat. Akibatnya, orang seringkali gagal menyelesaikan tugas secara bersamaan ketimbang ketika mengerjakannya satu per satu. Mereka yang melakukan multitasking tidak hanya berkinerja buruk, namun juga mengalami penurunan tingkat IQ akibat memusatkan perhatian pada terlalu banyak hal sekaligus. multitasking menyebabkan penurunan IQ 10 poin sementara. Jumlah ini jauh lebih besar dibandingkan penurunan IQ setelah merokok ganja dan bergadang.

Selagi bisa dicegah kenapa tidak, yuk mulai pola hidup sehat dari sekarang:)

erni

About erni

Customer Service : 0811-1155-911Lihat Alamat Kami