TUBUH TETAP SEGAR SAAT BERPUASA

Pada sebagian orang berpuasa dianggap menyiksa. Pusing, Lemas, napas bau, mudah ngantuk, dan sebagainya. Padahal keluhan itu justru merupakan reaksi normal saat kita mulai menjalani puasa. Berikut adalah tips agar tubuh tetap segar saat menjalankan puasa:

  1. Tekadkan puasa dengan Niat karena Allah Ta’ala.
    Niat mempengaruhi kerja hormon di otak yang akan membantu proses  berpuasa.
  2. Sahur dengan menu seimbang.
    Saat menunaikan ibadah sahur, sahurlah dengan makanan yang berimbang gizinya. Kurangi makanan tinggi lemak,terutama goreng-gorengan. Perbanyak mengkonsumsi buah dan sayuran segar. Minum air jangan berlebihan, secukupnya saja.
  3. Berbuka Secukupnya.
    Jangan menjadikan berbuka sebagai ajang balas dendam setelah berpuasa. Jika anda berbuka puasa berlebihan anda akan malas melakukan ibadah lain di bulan puasa yakni Sholat Tarawih karena kekenyangan anda jadi malas dan tidak dapat pahala deh. Selain itu makan berlebih juga tidak baik untuk kesehatan. Hindari menu berbuka yang tinggi gula dan tinggi lemak seperti kolak dan makanan manis lainnya. Makanan ini menyebabkan berat badan mudah naik dan lemas/mengantuk. Berbukalah dengan buah segar dan manis. Nabi Muhammad saja mencontohkan berbuka dengan 3 buah kurma dan segelas air putih. Buah akan cepat memulihkan energi tubuh yang hilang selama berpuasa. Buah juga kaya serat yang dapat menahan kenyang lebih lama, mengendalikan gula darah, dan mencegah konstipasi. Banyak makan buah dalam program puasa juga mencegah kulit keriput.
  4. Kombinasikan makan malam dan makan sahur dengan memperbanyak sayuran, terutama sayuran segar. Hindari makanan instan, kalengan, yang tinggi pengawet/bahan sintetis. Makanan sahur harus makanan segar dan baru, bukan makanan yang dipanaskan berulang-ulang.
  5. Tidak perlu minum obat untuk sakit kepala atau maag. Pusing dan perut kembung adalah reaksi normal pada hari ke-3 atau ke-4 puasa. Jika keluhan berkepanjangan bisa jadi karena pola makan Anda masih buruk atau ada penyakit serius.
  6. Melakukan aktivitas
    Lho? koq melakukan aktivitas? kita kan puasa? ya itu biasanya dijadikan sebagai alasan yang tidak dapat di ganggu gugat. Jika saat puasa kita tidur terus tanpa melakukan aktivitas justru akan membuat badan terasa lebih pegal. Meskipun Tidurnya orang puasa merupakan ibadah tapi tetap saja itu tidak bisa dijadikan alasan. Tetap melakukan aktivitas hanya dikurangi sedikit beban kerjanya akan membuat kita lebih sehat
  7. Tubuh perlu Adaptasi.
    Saat pekan pertama puasa tubuh akan bereaksi karena jika kita tidak membiasakan diri puasa di hari selain bulan ramadhan akan membuat tubuh kita cepet merasa lelah dan lesu. Kalau hal ini menimpa anda sebaiknya jangan dipaksakan meneruskan pekerjaan. Istirahatlah sejenak.
  8. Rutinkan minum madu, sari kurma, dan habbatussauda terutama ketika Sahur.
    Madu
    dan Sari kurma minimal 2 sendok makan ketika sahur, dapat membantu meningkatkan stamina tubuh agar tetap fit dan tidak lemas selama berpuasa. Habbatussauda sangat baik untuk menjaga tubuh dari serangan penyakit

selamat puasa

Waroeng Sehat beserta segenap Crew mengucapkan..
Selamat menjalankan Ibadah puasa Ramadhan.

Mohon maaf lahir bathin

Semoga amal ibadah kita diterima Allah SWT.

Aamiin..

 

jika ada yang ingin ditanyakan hubungi:

Madu atasi Maag (Gastritis)

*Artikel berikut adalah pengalaman pribadi seseorang yg disarikan dari Tabloid Bekam Edisi 2/TH.1/2010)*

Sering mengalami asam lambung berulah? Membuat mual, perih, keliyengan, sesak napas, jantung berdebar, bahkan rasa tertekan di jantung? Anda nggak sendirian. Ini memang penyakit langganan saya, katanya sih lebih karena faktor pikiran. Tegang sedikit atau mikir suatu hal berlarut-larut, mulai deh lambung tereak-tereak, rasanya kayak kontraksi, kenceng-kenceng (untungnya nggak sakit), mual, dan yang menyiksa banget… kliyengan atau berasa kayak melayang.

Saya bahkan pernah menyangka jangan-jangan jantung saya kenapa-napa, habis kadang terasa kayak ditekan dan berdebar cukup kencang. Untungnya nggak sesak napas. Kalau sesak bisa tambah paniklah saya.

Nah, sudah dari Januari 2010, saya beralih ke pengobatan At-Thibbun Nabawi (pengobatan Islami ala Rasulullah Saw) dengan bekam dan memakan obat-obatan alami. Alhamdulillah sampai bulan ini baru 2x ke dokter, itu pun darurat. Pertama gara-gara saya sesak napas banget-banget (sepertinya gara-gara saya bekam dalam kondisi perut kekenyangan, padahal jaraknya sudah 2 jam dari waktu makan, cuma emang kenyaaaaang banget, maklum habis ditraktir maem pizza hehe), jam 2 dini hari saya bangunkan kakak untuk diantar ke klinik, dalam benak saya pengen minta oksigen. Tahunya kata dokter jantung saya ngga apa-apa, bukan paru-paru pula, tapi karena asam lambung naik. Nggak dikasih oksigen sesuai ekpetasi, cuma dikasih obat yang hanya saya minum 2x.

Selanjutnya saya ke dokter lagi gara-gara batuk lama sembuh. Biasanya kalau flu dan batuk saya hanya minum teh rosela plus madu, banyak istirahat, makan benar, dan minum air putih, dan membaik. Tapi kali itu batuknya hampir dua minggu masih membuat saya berhueeek-hueeekk. Masalahnya saya ada tugas lapangan (kalau di rumah aja sih nggak apa bertahan dengan obat tradisional), akhirnya saya ke dokter dan dua hari langsung mampet batuknya hihi.

Saya di sini bukan anti dokter loh ya, tapi lagi berusaha mengurangi asupan obat-obatan kimiawi dan menerapkan sunnah Rasulullah Saw. Pernah sakit mata, Alhamdulillah dengan tetes Otem dan THM, dan obat dalamnya hanya minum jus wortel+tomat, seminggu sembuh.

Okeh, kembali ke laptop. Maag atau gastritis yang dalam bahasa Yunani berasal dari kata gastro (perut/lambung) dan itis (peradangan) adalah penyakit yang bersifat psikosomatis, yakni terkait erat dengan faktor psikologis dan sistem syaraf somatik. Sistem syaraf somatik memiliki hubungan dengan sistem syaraf otonom yang berperan dalam mengatur pergerakkan peristaltik lambung dan pelepasan zat-zat kimia dalam lambung.

Maka jangan heran kalau kita stress atau banyak pikiran, dia lebih duluan berulah. Selain itu bisa juga karena disebabkan faktor lainnya seperti kebiasaan merokok, alkohol, bakteri Helicobacter Pylori, atau efek samping obat-obatan yang dikonsumsi. Gejalanya secara umum sudah saya jabarkan di paragraf pertama tulisan, dan sumpeee kalau dah kambuh menganggu dweeeh. Kebetulan saya punya saudara yang penyakitnya samaan, padahal suaminya dokter, cuma dia sendiri nggak mau keseringan minum obat. Dan mereka suami-istri pun suka melakukan bekam. Kalau saling kambuh, kita suka BBM (blackberry messanger) an buat saling menguatkan atau berbagi tips. Kemarin saudara saya itu share soal resep tradisional tempo dulu, yakni makan sejumput singkong mentah.

Nah, waktu akhirnya saudara saya ke dokter spesialis, si dokter berkisah banyak penderita maag ini salah menyangka dirinya sakit jantung. Mereka lari ke RS spesialis jantung, padahal bukan penyakit jantung. Pada beberapa kasus gastritis ini bisa menyebabkan terjadinya ulcer, yaitu terputusnya kontinuitas mukosa gastrointenestinal (selaput permukaaan lambung) yang meluas sampai jaringan epitel sehingga terjadi iritasi atau peradangan pada jaringan tersebut (borok). Ulcer ini bisa terjadi di saluran eshopagus (tukak lambung), duodenum (usus dua belas jari) dan jejunum (usus halus).

 

Lambung sendiri merupakan organ berbentuk kantong kosong yang terletak di sebelah kiri atas perut, tepat di bawah tulang iga. Ia dapat mengembang untuk menampung makanan dan minuman hingga 1 galon!

Customer Service : 0811-1155-911Lihat Alamat Kami