Madu atasi Maag (Gastritis)

  • Post author:
  • Post category:Artikel

*Artikel berikut adalah pengalaman pribadi seseorang yg disarikan dari Tabloid Bekam Edisi 2/TH.1/2010)*

Sering mengalami asam lambung berulah? Membuat mual, perih, keliyengan, sesak napas, jantung berdebar, bahkan rasa tertekan di jantung? Anda nggak sendirian. Ini memang penyakit langganan saya, katanya sih lebih karena faktor pikiran. Tegang sedikit atau mikir suatu hal berlarut-larut, mulai deh lambung tereak-tereak, rasanya kayak kontraksi, kenceng-kenceng (untungnya nggak sakit), mual, dan yang menyiksa banget… kliyengan atau berasa kayak melayang.

Saya bahkan pernah menyangka jangan-jangan jantung saya kenapa-napa, habis kadang terasa kayak ditekan dan berdebar cukup kencang. Untungnya nggak sesak napas. Kalau sesak bisa tambah paniklah saya.

Nah, sudah dari Januari 2010, saya beralih ke pengobatan At-Thibbun Nabawi (pengobatan Islami ala Rasulullah Saw) dengan bekam dan memakan obat-obatan alami. Alhamdulillah sampai bulan ini baru 2x ke dokter, itu pun darurat. Pertama gara-gara saya sesak napas banget-banget (sepertinya gara-gara saya bekam dalam kondisi perut kekenyangan, padahal jaraknya sudah 2 jam dari waktu makan, cuma emang kenyaaaaang banget, maklum habis ditraktir maem pizza hehe), jam 2 dini hari saya bangunkan kakak untuk diantar ke klinik, dalam benak saya pengen minta oksigen. Tahunya kata dokter jantung saya ngga apa-apa, bukan paru-paru pula, tapi karena asam lambung naik. Nggak dikasih oksigen sesuai ekpetasi, cuma dikasih obat yang hanya saya minum 2x.

Selanjutnya saya ke dokter lagi gara-gara batuk lama sembuh. Biasanya kalau flu dan batuk saya hanya minum teh rosela plus madu, banyak istirahat, makan benar, dan minum air putih, dan membaik. Tapi kali itu batuknya hampir dua minggu masih membuat saya berhueeek-hueeekk. Masalahnya saya ada tugas lapangan (kalau di rumah aja sih nggak apa bertahan dengan obat tradisional), akhirnya saya ke dokter dan dua hari langsung mampet batuknya hihi.

Saya di sini bukan anti dokter loh ya, tapi lagi berusaha mengurangi asupan obat-obatan kimiawi dan menerapkan sunnah Rasulullah Saw. Pernah sakit mata, Alhamdulillah dengan tetes Otem dan THM, dan obat dalamnya hanya minum jus wortel+tomat, seminggu sembuh.

Okeh, kembali ke laptop. Maag atau gastritis yang dalam bahasa Yunani berasal dari kata gastro (perut/lambung) dan itis (peradangan) adalah penyakit yang bersifat psikosomatis, yakni terkait erat dengan faktor psikologis dan sistem syaraf somatik. Sistem syaraf somatik memiliki hubungan dengan sistem syaraf otonom yang berperan dalam mengatur pergerakkan peristaltik lambung dan pelepasan zat-zat kimia dalam lambung.

Maka jangan heran kalau kita stress atau banyak pikiran, dia lebih duluan berulah. Selain itu bisa juga karena disebabkan faktor lainnya seperti kebiasaan merokok, alkohol, bakteri Helicobacter Pylori, atau efek samping obat-obatan yang dikonsumsi. Gejalanya secara umum sudah saya jabarkan di paragraf pertama tulisan, dan sumpeee kalau dah kambuh menganggu dweeeh. Kebetulan saya punya saudara yang penyakitnya samaan, padahal suaminya dokter, cuma dia sendiri nggak mau keseringan minum obat. Dan mereka suami-istri pun suka melakukan bekam. Kalau saling kambuh, kita suka BBM (blackberry messanger) an buat saling menguatkan atau berbagi tips. Kemarin saudara saya itu share soal resep tradisional tempo dulu, yakni makan sejumput singkong mentah.

Nah, waktu akhirnya saudara saya ke dokter spesialis, si dokter berkisah banyak penderita maag ini salah menyangka dirinya sakit jantung. Mereka lari ke RS spesialis jantung, padahal bukan penyakit jantung. Pada beberapa kasus gastritis ini bisa menyebabkan terjadinya ulcer, yaitu terputusnya kontinuitas mukosa gastrointenestinal (selaput permukaaan lambung) yang meluas sampai jaringan epitel sehingga terjadi iritasi atau peradangan pada jaringan tersebut (borok). Ulcer ini bisa terjadi di saluran eshopagus (tukak lambung), duodenum (usus dua belas jari) dan jejunum (usus halus).

 

Lambung sendiri merupakan organ berbentuk kantong kosong yang terletak di sebelah kiri atas perut, tepat di bawah tulang iga. Ia dapat mengembang untuk menampung makanan dan minuman hingga 1 galon! (lebih…)

Continue Reading Madu atasi Maag (Gastritis)